Determinan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Pulau Jawa Tahun 2017-2021
Kata Kunci:
Jumlah Kendaraan Bermotor, PDRB Transportasi, PDRB Perkapita, Penerimaan Pajak Kendaraan BermotorAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kendaraan bermotor, PDRB sektor transportasi, dan PDRB Perkapita terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Pulau Jawa. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistika (BPS). Penelitian ini menggunakan metode analisis linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel jumlah kendaraan bermotor, PDRB sektor transportasi, dan PDRB Perkapita terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel jumlah kendaraan bermotor dan PDRB Perkapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Pulau Jawa. Sedangkan variabel PDRB sektor transportasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Pulau Jawa.
Referensi
Ajeng Kartini Apriliyanti, D., Harianto, & Budiman Hakim, D. (2021). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Institut Pertanian Bogor.
Badan Pusat Statistik (2016). Statistik Transportasi Darat 2016. Publikasi. Badan Pusat Statistik Indonesia. Jakarta.
Badan Pusat Statistik (2017). Jumlah Penduduk Hasil Proyeksi Menurut Provinsi dan Jenis Kelamin. Kependudukan. Badan Pusat Statistik Indonesia. Jakarta.
Badan Pusat Statistik (2017). Statistik Transportasi Darat 2017. Publikasi. Badan Pusat Statistik Indonesia. Jakarta.
Badan Pusat Statistik (2018). Statistik Transportasi Darat 2018. Publikasi. Badan Pusat Statistik Indonesia. Jakarta.
Badan Pusat Statistik (2019). Statistik Transportasi Darat 2019. Publikasi. Badan Pusat Statistik Indonesia. Jakarta.
Badan Pusat Statistik (2021). Statistik Transportasi Darat 2021. Publikasi. Badan Pusat Statistik Indonesia. Jakarta.
Marpaung, Febriani Br. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor Dengan PDRB PER KAPITA Sebagai Moderating Di Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara.
Gilarso. (2004). Pengantar Ilmu Ekonomi Makro.Yogyakarta
Habibie, S. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Provinsi Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara.
Izzuddin, D. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Kabupaten Malang. STIE MALANGKUCECWARA.
Nur Prawita, R. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 1999-2016. Universitas Islam Indonesia.
Nurcholis, H. (2007). Teori dan Praktik: Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Jakarta: Grasindo.
Prawita, Radiktya Nur. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 1999-2016. Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia
Ray, Sommerfeld, Anderson Herschel M, dan Brock Horace R. dalam M. Zain. (2003). Manajemen Perpajakan. Edisi Pertama. Jakarta: Salemba Empat.
Resmi, Siti. 2014. Perpajakan Teori dan Kasus Edisi 8. Jakarta: Salemba Empat.
Suparmoko. M. 2001. Ekonomi publik untuk keuangan dan pembangunan daerah edisi pertama. Yogyakarta: andi Yogyakarta.
Tikson, Deddy T. (2005). Teori Pembangunan di Indonesia, Malaysia dan Thailand. Makassar: Ininnawa.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.












